Main menu

  • Blog-time.jpg?itok=a_DKdVTb

Keunggulan 100 orang paling berpengaruh di dunia pilihan Time Magazine

Jika Anda banyak menghabiskan waktu di media sosial seperti saya, Anda pasti mengerti salah satu tweet yang paling banyak di-retweet adalah tweet yang mengungkap topik-topik apa saja yang paling banyak di-tweet minggu itu. Artinya, popularitas itu populer.

Namun, siapakah orang-orang yang menginspirasi percakapan tersebut, yang menuangkan ide-ide besarnya? Siapakah pemikir-pemikir besar ini yang ikut membentuk dunia kita? Mulai dari aktor sampai politisi, mereka masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh tahun ini pilihan Time Magazine.

Daftar yang menarik.

Siapa yang bisa lupa dengan gadis pemberani Malala Yousafzai, dan seberapa besar jasanya dalam mengangkat masalah tentang akses pendidikan untuk semua perempuan tanpa mempedulikan latar belakang budaya mereka.

Jika Anda belum sempat membaca daftar ini, akan saya rangkum. Pertama-tama, daftar ini lebih berfokus pada seni dan seniman, diikuti oleh politisi dan para pebisnis; dikategorikan sebagai ‘Titans’, ‘Pioneers’, ‘Artists’, ‘Leaders’ dan ‘Icons’.

Yang menarik dari daftar ini adalah penjelasan para tokoh ditulis oleh orang lain yang juga ada di dalam daftar atau tokoh yang dihormati di masyarakat. Jadi sebagai contoh, Barack Obama, yang masuk dalam daftar tahun ini, menulis tentang Paus Francis.

Sedangkan di dunia digital, nama Edward Snowden tentunya muncul. Lalu ada Jack Ma, pendiri Alibaba dan dikenal sebagai rajanya e-commerce Tiongkok (kedua situs belanja utama Alibaba menampilkan lebih banyak barang dagangan daripada Amazon).

Tokoh berpengaruh lainnya di dunia digital adalah pendiri Net-A-Porter, visioner adi busana online. Natalie Massenet menjelaskan dalam sebuah video betapa ia tidak menyangka akan mendapat penghargaan ini.

Jadi intinya menurut saya, jika Anda ingin lebih menonjol dari yang lain, Anda tidak bisa bicara tentang hal yang populer saja.

Jika Anda ingin masuk dalam daftar ini, Anda harus mencetuskan ide baru, dan terus menjalankannya.

Tokoh yang telah melakukan ini karena ia mengerti betul tentang dunia digital (ia pemikir di balik munculnya iPod) dan juga ingin membawa dampak positif bagi lingkungan adalah Tony Fadell, pendiri Nest Labs, yang baru saja dijual ke Google. Dengan mengembangkan termostat pintar Nest, alat ini membantu kita membuat perubahaan di suatu bangunan untuk mengurangi pemanasan dan pendinginan. Melalui ide digital, kita bisa merancang cara kita hidup.

Tokoh lainnya dalam daftar 100 teratas adalah Travis Kalanick (ulasannya ditulis oleh Neil Patrick Harris) tentang aplikasi smartphone yang dia kembangkan bernama Uber. Sebuah aplikasi yang kita pikir tidak kita perlukan tapi ternyata kita tidak bisa hidup tanpanya.

Pernyataan Harris: “Anda tidak sadar betapa Anda perlu sesuatu seperti Uber dalam hidup Anda sampai Anda mulai menggunakannya. Sampai kehebatan dan kesederhanaannya menjadi bagian dari hidup Anda sehari-hari. Sampai Anda mulai menggunakan kata ‘Uber’ sebagai kata kerja.”

Lihat daftar 100 teratas tersebut.

June 18, 2014
Views: 2,826
Comments: Comments
Tags:
digital influencers

Latest works

Spc.jpg?itok=pYFQtRt4

SPC Ardmona

Cfsgam-app-thumb.jpg?itok=8tlcc04W

CFSGAM

Mach_0.jpg?itok=HWShWAac

Mach dari Hong Leong Bank

Kami adalah bagian dari

Agensi digital yang memahami Anda.